Rabu, 01 Desember 2010

PUISI-PUISI KU

D H E A




Pagi ini, 
Kutatap embun yang menetes satu-satu
pada ranting cemara yang menjulang di depan kamarku
lalu jatuh di rumput,
wangi melati menebar di sudut kamar,
mengingatkanku pada sosok terkasih, yang selalu hadir 
diangan, dijiwa, dan dalam mimpi-mimpi panjangku...


Hampir tigaribu enamratus limapuluh pagi,
kulalui seperti ini:
embun, cemara, rumput, wangi melati,
dan sosok bayangmu yang tak pernah mau pergi
sungguh hanya bayangmu...


Namun kemudian,kutepis anganku, mimpiku, bayangmu
jauh...melewati batas lazuardi
sebab tak mampu aku meraih hatimu,
tak mampu aku memilikimu, tak mampu aku mengungkap isi jiwaku
meski cuma satu kata!!!
(andai saja kamu tahu, tiga ribu enam ratus lima puluh pagi, telah kupendam rasa itu).



























1 komentar: